JUDUL MAKALAH
PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER
|
|
Kediri , 1 Oktober 2015
P e n u l i s
H. KUSAIRI AMIN , S.Pd , M.Pd
|
KATA PENGANTAR
Puji
syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat,
taufik serta hidayahnya dan tentunya nikmat sehat sehingga penyusunan makalah
ini selesai sesuai dengan apa yang diharapkan. Shalawat serta salam selalu
tercurahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW dan tak lupa saya
ucapkan terimakasih atas semua pihak yang ikut membantu penyusunan makalah
tentang pendidikan karakter. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk memberikan
penjelasan tentang pendidikan karakter baik itu dari sisi pengertian pendidikan
karakter maupun keberadaan serta peran pendidikan karakter dalam membangun
kemajuan sebuah bangsa khususnya Indonesia. Semoga apa yang saya sampaikan
melalui makalah ini dapat menambah wawasan baik itu untuk saya pribadi sebagai
penulis maupun dunia pendidikan pada umumnya. Saya menyadari bahwa masih banyak
kekurangan dalam penyusunan makalah ini, oleh karena itu saya sangat mengharap
adanya kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan makalah ini.
Saya mengucapkan terimakasih kepada pihak - pihak yang sudah membantu dalam
penyusunan makalah ini.
Kediri
1 Okt 2015
KUSAIRI S.Pd , M.Pd
DAFTAR ISI
|
Pengesahan
Halaman Judul
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
1.2. Rumusan Masalah
1.3. Tujuan
1.4. Ruang Lingkup
BAB II PEMBAHASAN
2.1. Pengertian Pendidikan Karakter
2.2. Contoh Program Pendidikan
Karakter
2.3. Peran Pendidikan Karakter
BAB III PENUTUP
3.1. Kesimpulan
3.2. Saran Daftar Pustaka
|
1
1
2
3
4
4
8
|
PENTINGNYA PENDIDIKAN
KARAKTER
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Sebagai Negara
yang besar dan dengan sumber daya alamnya yang melimpah pada dasarnya Indonesia
memiliki potensi yang besar untuk menjadi salah satu Bangsa yang maju,
bermartabat dan lebih baik dari saat ini, dan itu semua dapat terwujud tentunya
dengan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas, kreatif dan memiliki visi
yang jelas dan terarah untuk kemajuan Bangsa. Untuk memenuhi tujuan terciptanya
sumber daya manusia yang berkualitas tentunya pendidikan adalah faktor
terpenting yang tidak dapat dipisahkan. Hal ini sesuai dengan UU No 20 Tahun
2003 tentang sistem pendidikan nasional pada pasal 3 (tiga) yang menyebutkan
bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk
karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan
kehidupan bangsa. Tujuan dari pendidikan nasional tidak saja hanya mencetak
sumber daya manusia yang cerdas akan tetapi juga mampu mencetak kepribadian
yang berkarakter, berakhlak, kreatif, memiliki misi visi dan bertanggung jawab
serta sebagai warga negara yang baik. Kesuksesan seseorang tidak pernah lepas
dari potensi yang dimiliki oleh orang tersebut, potensi dalam arti tidak saja
berbicara tentang skil akan tetapi meliputi kemampuan seseorang
mengimplementasikan potensi yang dimiliki untuk orang banyak, kemampuan
mengelola diri dan orang lain. Berdasarkan penelitian di Harvard University
Amerika Serikat ( Ali Ibrahim Akbar, 2000) mengungkapkan bahwa kemampuan teknis
(Hard Skill) hanya memberikan kontribusi sekitar 20% terhadap kesuksesan seseorang,
selebihnya sekitar 80% kesuksesan seseorang ditentukan oleh soft skill dan itu
artinya karakteristik seseorang memiliki porsi yang lebih besar sebagai penentu
sukses tidaknya seseorang dimana karakteristik seseorang sangat dipengaruhi
oleh kualitas pendidikan karakter yang ia serap.
1.2. RUMUSAN
MASALAH
Penulis
telah menyusun beberapa masalah yang akan dibahas dalam makalah ini sebagai
batasan dalam pembahasan bab isi. Beberapa masalah tersebut antaralain :
a. Apa
pengertian pendidikan karakter ?
b. Bagaimana
Contoh program pendidikan karakter ?
c. Bagaimana
peran pendidikan karakter dalam membangun kemajuan bangsa ?
1.3. TUJUAN PENULISAN
Berdasarkan
rumusan masalah di atas maka tujuan dalam penulisan makalah ini sebagai berikut
1. Untuk mengetahui apa itu pendidikan karakter
2. Untuk
mengetahu contoh program pendidikan karakter
3. Untuk mengetahui peran pendidikan karakter dalam
membangun kemajuan bangsa
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. PENGERTIAN PENDIDIKAN KARAKTER
Pengertian karakter
1. Menurut
Kamus Besar Bahasa Indoensia Karakter adalah Sifat - sifat kejiwaan, akhlak
atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain
2. Menurut (Ditjen
Mandikdasmen - Kementerian Pendidikan Nasional) karakter adalah cara berfikir
dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan
bekerjasama baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.
Pengertian pendidikan Berdasarkan (UU SISDIKNAS No 20 tahun 2003) adalah usaha
sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran
agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki
kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, ahlak
mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Pengertian
pendidikan karakter Pendidikan karakter adalah sebuah sistem yang menanamkan
nilai karakter pada peserta didik yang mengandung komponen pengetahuan, kesadaran
individu, tekad serta adanya kemauan dan tindakan untuk melaksanakan nilai -
nilai baik terhadap Tuhan YME, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan maupun
bangsa. Sementar itu menurut Lickona pendidikan karakter adalah suatu usaha
yang disengaja untuk membantu seseorang sehingga ia dapat memahami,
memperhatikan dan melakukan nilai - nilai etika yang inti
2.2. CONTOH
PROGRAM PENDIDIKAN KARAKTER
A. Lingkungan
Sekolah –
Pelatihan
Guru Pengajar Program ini tujuannya adalah memberikan wawasan dan pelatihan
kepada guru untuk memahami para anak didiknya dari segipsikologis yang kemudian
dapat mempermudah dalam menentukan metode yang paling tepat untuk mendidik para
siswanya melaui pendekatan psikologis sehingga para anak didik dapat menyerap
materi yang disampaikan tanpa adanya beban ataupun rasa takut karena perbedaan
status antara guru dan siswa namun tentunya tanpa mengurangi kode etik dan
norma etika dan sopan santun - Program Kurikulum Pendidikan Karakter Program
ini di khususkan untuk suksesnya pendidikan karakter di sekolah, disamping
pemberian materi juga menanamkan nilai - nilai kehidupan kepada para siswa
B. Lingkungan Keluarga
Karakter
akan terbentuk dari apa yang kita lihat, kita rasakan, dan dari sebuah
aktifitas yang sering kita lakukan yang kemudian menjadi sebuah kebiasaan dan
pada akhirnya akan menjadi sebuah kepribadian yang juga disebut dengan
karakter. Pada dasarnya setiap manusia memiliki 3 hubungan yaitu hubungan
dengan diri sendiri, hubungan sosial dan alam sekitar dan hubungan dengan Tuhan
YME. Dari ketiga hubungan tersebut akan menciptakan pemahaman kepada anak yang
selanjutnya menjadi sebuah keyakinan dan dari sebuah pemahaman tersebut akan
menentukan cara anak dalam memperlakukan dunianya. Positf atau negatif perilaku
anak sangat tergantung dengan positif atau negatifnya pemahaman anak tersebut
dalam memahami atau memandang sebuah permasalahan atupun objek dan segala
sesuatu yang terdapat disekitarnya.
Membangun karakter anak sejak usia dini
memiliki efek yang membekas dan akan tetap tertanam sampai anak itu tumbuh
lebih dewasa dan mampu menjadi filter dari apa yang ia temukan di lingkungan
sosial yang lebih luas yaitu masyarakat. Dari lingkungan keluarga ini lah
persespsi anak akan terbentuk oleh karena itu berikanlah pemahaman yang positif
terhadap baik dalam bentuk komunikasi maupun sikap dan berikan kesempatan
kepada anak untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar dengan tetap adanya
kontrol yang seimbang
2.3. PERAN PENDIDIKAN KARAKTER
Dunia pendidikan adalah sebagai
instrumen penting sekaligus sebagai penentu maju mundurnya sebuah bangsa dan
lembaga pendidikan adalah sebagai motor penggerak untuk memfasilitasi
perkembangan pendidikan karakter. Keduanya merupakan satu kesatuan yang
seharusnya berjalan seiring dan berimbang karena seperti yang sudah diungkapkan
pada bab pendahuluan bahwa kesuksesan seseorang 80% ditentukan dari
karakteristik seseorang apakah mampu mengelola potensi yang dimiliki serta
mampu mengelola orang lain.
Makna
dari mengelola tentunya bersifat psoitif yaitu mampu bekerjasama dan
mengimplementasikan potensi yang dimiliki dalam sebuah tindakan yang kreatif.
Kemajuan suatu bangsa tidak akan tercapai hanya dengan tersedianya sumber daya
alam yang melimpah dan orang - orang cerdas tanpa didukung dengan kepribadian
yang positif. Di sinilah peran pendidikan karakter menjadi sangat penting untuk
menciptakan manusia yang cerdas, kreatif dan berpepribadian yang luhur agar
mampu mengelola sumber kekayaan alam sesuai dengan semestinya yaitu untuk
membangun sebuah bangsa yang tidak hanya maju secara ekonomi atau tangguh dalam
militer akan tetapi tidak mencerminkan bangsa yang bermartabat melainkan
menjadi bangsa yang besar, mandiri dalam segala aspek dan bangsa yang berbudaya
luhur dan bermartabat.
BAB III
PENUTUP
3.1. KESIMPULAN
Dari
pembahasan di atas penulis dapat menyimpulkan beberapa hal yang mencakup
tentang pendidikan karakter yaitu bahwa pendidikan karakter dapat dimulai dari
lingkungan terkecil yaitu keluarga dan lembaga pendidikan adalah sebagai motor
penggerak untuk pengembangan pendidikan karakter melalui berbagai program baik
itu yang ditujukan kepada para pengajar maupun kepada para anak didik atau
siswa. Pendidikan karakter suatu sistem untuk menanamkan nilai nilai kpribadian
yang luhur yang meliputi hubungan terhadap diri sendiri, terhadap lingkungan
sekitar dan hubungan terhadap Tuhan YME dimana semua itu terbentuk dari sebuah
pemahaman terhadap apa yang dilihat, dirasa, dan didengar. Tujuan dari
pendidikan karakter adalah untuk meningkatkat kualitas dari pendidikan itu
sendiri untuk menciptakan manusia yang cerdas, kreatif , berahlak dan memiliki
kepribadian yang positif agar mampu mengelola dan mengambil peran dalam
membangun bangsa yang bermartabat.
3.2. SARAN
Pemerintah adalah sebagai kontrol dunia
pendidikan karena dari sinilah masa depan bangsa di tentukan, guru sebagai
pendidik sudah sepantasnya dapat menentukan metode yang paling tepat untuk
mendidik para siswanya melalui pendekatan psikologis agar tercipta suasana
belajar yang nyaman dan kekeluargaan dan yang terakhir adalah orang tua sebagai
orang terdekat dan merupakan tempat pertama seorang anak mengenal lingkungan
hendaknya memberikan contoh yang positif dalam keseharian baik dalam bentuk
sikaf maupun komunikasi yang bersidat searah dan dua arah. Akhirnya dari semua
pembahasan ini saya sebagai penulis berharap semoga makalah ini dapat
memberikan manfaat bagi kita semua. Amin..
DAFTAR PUSTAKA
1. Buku Paket
Pkn Kelas V
2.
Megawangi 204 Jakarta Hertage Fondation
3.
Sugiyo Gema Ilmu Semarang
4.
Eko setyo bina ilmu offset Bandung